Persiapan Sambut Ribuan Peserta Sidang KGPM di Minsel Sudah Rampung
![]() |
Bupati Franky Wongkar (Kiri), Recky Londa (kanan).(Ist) |
Minsel, ESC - Sidang Tahunan Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Tahun 2025 akan dibuka secara resmi pada hari ini dan akan berlangsung selama 3 (tiga) hari yang dipusatkan di Desa Kapoya, Kecamatan Suluun Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan pada Rabu (26/02/2025).
Dalam Pelaksanaan Kegiatan Sidang Tahunan KGPM Tahun 2025 tersebut, Ketua Umum Panitia Pelaksana yaitu Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Franky Donny Wongkar, SH yang telah dilantik Pada Minggu, 15 September 2024 di Gereja KGPM Sidang Filadelfia Kapoya.
Kegiatan ini rencananya akan dihadiri sekitar 1.500 orang. Acara yang berlangsung hingga 28 Februari ini diikuti oleh 1.000 peserta sidang yang merupakan perutusan dari seluruh KGPM di Indonesia.
Ketua Harian Panitia Pelaksana, Recky Londa mengatakan, persiapan maksimal pun diupayakan oleh jemaat Filadelfia dan masyarakat Kapoya Raya secara umum dalam menyambut Kegiatan Sidang Tahunan ini.
“Kegiatan ini telah melibatkan semua unsur sidang KGPM Filadelfia dalam mengsukseskan kegiatan tahunan ini. Pun Masyarakat Kapoya Raya juga sangat proaktif membantu panitia dalam menyambut kegiatan ini dengan semangat mapalus,” ungkapnya.
Sementara itu, Gembala Gereja KGPM Sidang Filadelfia Kapoya, Gbl. Frans Tijow, M.Th., yang juga selaku Sekretaris Panitia menjelaskan semua tenda sudah terpasang di kompleks gereja tempat pelaksanaan.
“Adapun penginapan disediakan di Kapoya raya dan desa lainnya (Matani, Pinamorongan, Pinapalangkow, Suluun Raya) telah siap menampung peserta Sidang Tahunan Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Tahun 2025,” terangnya.
Diketahui, rangkaian pembukaan besok dijadwalkan akan diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Ketua Majelis Gembala KGPM, Gembala Vera Mamesah Lintong.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum KGPM, Gbl. Francky Londa serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang sekaligus membuka sidang tahunan secara resmi.
Sementara, simbolisasi pembukaan dilakukan melalui pemukulan tetengkoren dan penyematan tanda peserta kepada delegasi sidang.
Di sela-sela sambutan, peserta akan disuguhkan dengan atraksi kesenian, musik bambu, serta pertunjukan kolintang yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Minahasa.
Post a Comment